NEWS & UPDATES


NEW NORMAL & DISRUPSI TEKNOLOGI DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Sebelum terjadinya pandemi Covid – 19, disrupsi teknologi menghantam hamper semua bidang. Berdasarkan penelitian dari Bain Consulting pada tahun 2017, dunia pendidikan berada pada Grade 2 dari disrupsi teknologi. Ruangguru.com merupakan salah satu contoh konkrit dari disrupsi tersebut, samapai dengan tahun 2018 pelanggan aplikasi tersebut diperkirakan mencapai jumlah 9 juta siswa yang sering disebut Native Digital Learning dan jumlah ini terus bertambah,kami belum mempunyai data terbaru yang berkaitan dengan jumlah pengguna.

Aplikasi-aplikasi lainnya juga bertumbuh dengan pesat, kemudian pada tahun 2020 dunia mengalami pandemi Covid 19 dimana terdapat keterbatasan interaksi antar manusia karena nature dari virus tersebut. Hampir semua aspek kehidupan diharuskan untuk menyesuaikan dengan protocol yang  disebut “NEW NORMAL”.

Beberapa poin penting dari NEW NORMAL adalah menjaga jarak, pengurangan kapasitas menjadi 50% dan kebiasaan hidup sehat. Hal ini juga berpengaruh dalam dunia pendidikan, para pengajar secara tidak langsung “dipaksa” untuk berinteraksi secara tidak langsung dengan siswa. Kegiatan belajar dan mengajar disekolah ditiadakan, pengajar dan siswa berada dirumah masin-masing. Solusinya adalah pembelajaran secara online/daring. Disinilah disrupsi teknologi memegang peran penting, Seperti menjadi blessing in disguise.

Normalmnya aplikasi yang digunakan adalah aplikasi yang kegunaannya khusus untuk dunia pendidikan, tetapi karena waktu dan keadaan yang memaksa, modifikasi penggunaan aplikasi menjadi pilihan. PR menggunakan Google Docs, Kahood menjadi class response program dan materi pengajaran teap dalam bentuk print, dll. Orang tua siswa menjadi semakin terlibat dalam aktifitas belajar mengajar, tidak semua memahami meteri ajar yang dimaksud belum lagi media yang digunakan.

Sampai saat ini solusi dengan menggunakan teknologi adalah solusi “terbaik” untuk mengakomodasi protokol NEW NORMAL dalam dunia pendidikan. Tetapi diperlukan paradigma baru dalam penggunaannya, tidak hanya guru dan siswa tetapi juga orang tua siswa. Hal ini yang sering disebut sebagai “PEDAGOGI DIGITAL” yang akan kami sampaikan pada artikel kami selanjutnya.